Asas Refrigerasi Pada Lemari Es Atau Refrigerator
Istilah dan Satuan dalam Teknik Refrigerasi yaitu sebagai berikut :
Oleh karena itu, dua tekanan yang disebutkan diatas hubungannya yaitu sebagai berikut :
Tekanan Absolut (kg/cm2Abs) = Tekanan Meter (kg/cm2G) + 1.033 (kg/cm2)
Diantara dua angka itu ada 180 unit. Simbol yang digunakan untuk ukuran ini yakni oF. Hubungan antara dua ukuran ini yakni sebagai berikut :
Temperatur thermodynamic paling rendah, yakni temperature terendah yang didapati di alam, yaitu -273 o C, dan mampu dikatakan bahwa temperatur itu adalah temperatur adikara. Untuk menyatakan temperatur absolut, maka dipakai simbol oK. atau derajat Kelvin. Berikut ini ditunjukan korelasi antara ketiga sistem pengukuran temperatur.
Temperatur Abssolut (oK) = (oC) +273
Celcius (oC) = [(oF) – 321 x 5/9
Fahrenheit (oF) = (oC) x 9/5 + 32
a. untuk cairan dalam ……………… kg/l, dan
b. untuk gas dalam ………………… kg/m3.
a. untuk cairan dalam ……………. l/kg, dan
b. untuk gas dalam ………………... M3/kg.
Perubahan temperatur ialah sebanding dengan penambahan atau pelepasan heat. Heat ini di nyatakan dalam kcal atau cal, cal yakni calorie. Satu kcal adalah setara dengan heat yang diharapkan untuk menaikkan temperatur sebesar 1oC dari 1kg air.
Adalah sejumlah heat yang diserap oleh cairan gas refrigerant per unit bobot, sebut saja 1kg, ketika dia mengalir melalui evaporator. Satuannya yakni kcal/kg.
2. Refrigerating Capacity
Menunjukkan seberapa lama waktu yang diharapkan oleh evaporator untuk memindahkan sejumlah heat. Satuannya yaitu kcal/h. Dalam hal peralatan refrigeration yang besar, angka yang bersangkutan akan menjadi sangat besar dan mampu mengakibatkan persoalan, oleh karena itu satuannya menjadi refrigeration ton atau 1000kcal/h.
1. Tekanan
Di dalam tabung, gas akan menekan dinding sebelah dalam dari tabung tersebut untuk menguap. Tenaga menekan ini disebut sebagai Tekanan atau Pressure dan Dinyatakan dalam kg/cm2. Tekanan normal atmosfir, ialah tekanan yang setara dengan tekanan yang ditimbulkan oleh tiang udara setinggi 80 km pada setiap 1 cm kuadrat.
Tekanannya ialah 1.033 kg/cm2, atau setara dengan tekanan yang ditimbulkan oleh tiang air raksa setinggi 766 mm, atau 10,33 m tiang air pada setiap cm2. Oleh alasannya adalah itu setiap benda di bumi ini menerima tekanan setara dengan 1.033 kg/cm2.
Ada 2 istilah untuk menyatakan tekanan, tekanan sewenang-wenang dan tekanan meter.
Tekanan gas yang menekan dinding sebelah dalam dari sebuah tabung yakni tekanan yang bantu-membantu dan itu disebut sebagai tekanan otoriter dan dinyatakan dalam kg/cm2 abs. Sedangkan tekanan yang terbaca pada meter tekan, dinyatakan dalam kg/cm2 G, adalah untuk menyatakan tekanan atmosphere. (baca: alur kerja mesin pendingin pada lemari es).
Oleh karena itu, dua tekanan yang disebutkan diatas hubungannya yaitu sebagai berikut :
Tekanan Absolut (kg/cm2Abs) = Tekanan Meter (kg/cm2G) + 1.033 (kg/cm2)
![]() |
| Asas Refrigerasi pada lemari es atau refrigerator |
2. Temperatur
Temperatur biasanya dinyatakan dalam Celsius atau Fahrenheit. Dalam Celcius, titik melelehnya es dibawah tekanan atmosphere di tetapkan sebagai 0 derajat, sementara titik didih air dalam tekanan yang sama yakni 100 derajat.
Dua perbedaan ekstrim ini dibagi kedalam 100 unit untuk mengindikasikan temperature yang ada dengan simbol derajat Celcius. Pada Fahrenheit, titik beku dari air ditetapkan sebagai 32 derajat dan titik didihnya adalah 212 derajat. (baca: asas thermodinamik pada lemari es atau refrigerator)
Diantara dua angka itu ada 180 unit. Simbol yang digunakan untuk ukuran ini yakni oF. Hubungan antara dua ukuran ini yakni sebagai berikut :
0 o C = 32 o F dan 100 o C = 212 o F
Temperatur thermodynamic paling rendah, yakni temperature terendah yang didapati di alam, yaitu -273 o C, dan mampu dikatakan bahwa temperatur itu adalah temperatur adikara. Untuk menyatakan temperatur absolut, maka dipakai simbol oK. atau derajat Kelvin. Berikut ini ditunjukan korelasi antara ketiga sistem pengukuran temperatur.
Temperatur Abssolut (oK) = (oC) +273
Celcius (oC) = [(oF) – 321 x 5/9
Fahrenheit (oF) = (oC) x 9/5 + 32
3. Specific Gravity (Density)
Bobot per unit volume cairan dan gas, lazim kita kenal sebagai berat jenis, disebut sebagai specific gravity dan dinyatakan :a. untuk cairan dalam ……………… kg/l, dan
b. untuk gas dalam ………………… kg/m3.
4. Spesific Volume
Volume per unit berat dari cairan dan gas disebut sebagai specific volume dan dinyatakan :a. untuk cairan dalam ……………. l/kg, dan
b. untuk gas dalam ………………... M3/kg.
5. Calorie (Thermal Unit)
Menambah atau melepas heat pada atau dari suatu benda akan merubah temperatur benda itu.Perubahan temperatur ialah sebanding dengan penambahan atau pelepasan heat. Heat ini di nyatakan dalam kcal atau cal, cal yakni calorie. Satu kcal adalah setara dengan heat yang diharapkan untuk menaikkan temperatur sebesar 1oC dari 1kg air.
6. Specific Heat
Jumlah heat yang di perlukan untuk merubah temperatur dari 1kg benda sebesar 1oC disebut sebagai specific heat yang dinyatakan dengan simbol kcal/kgoC. Hal itu akan menunjukkan seberapa banyak kalori yang diperlukan untuk merubah temperatur dari suatu benda dengan berat 1kg untuk setiap 1oC.7. Refrigerant
Dalam proses refrigerasi diharapkan suatu benda yang dapat menyerap heat. Benda yang dimaksud disebut sebagai refrigerant, refrigerant yakni zat pendingin. (baca: komposisi dan alur kerja mesin pendingin pada lemari es)8. Refrigerating Effect dan Refrigerating Capacity
1. Refrigerating EffectAdalah sejumlah heat yang diserap oleh cairan gas refrigerant per unit bobot, sebut saja 1kg, ketika dia mengalir melalui evaporator. Satuannya yakni kcal/kg.
2. Refrigerating Capacity
Menunjukkan seberapa lama waktu yang diharapkan oleh evaporator untuk memindahkan sejumlah heat. Satuannya yaitu kcal/h. Dalam hal peralatan refrigeration yang besar, angka yang bersangkutan akan menjadi sangat besar dan mampu mengakibatkan persoalan, oleh karena itu satuannya menjadi refrigeration ton atau 1000kcal/h.

Belum ada Komentar untuk "Asas Refrigerasi Pada Lemari Es Atau Refrigerator"
Posting Komentar